Nih! BBM 1 Harga untuk Warga Biduk Biduk Kalimantan Timur

Berau, Klikanggaran.com (4/12/2017) – Sebuah SPBU di Kecamatan Biduk Biduk, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, saat ini telah beroperasi. SPBU ini merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga. Hingga saat ini (30/11/2017) secara nasional Pertamina sudah merealisasikan 31 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T di seluruh Indonesia.

Sebelumnya warga Biduk Biduk mendapatkan BBM dari pengecer yang membeli dari APMS terdekat yang berjarak 80 KM. Ini menyebabkan harga eceran premium mencapai Rp10.000,- hingga Rp12.000,- per liter. Dengan hadirnya SPBU nomor 65.773.003 di Kecamatan Biduk Biduk ini, masyarakat bisa mendapatkan produk Solar dengan harga Rp5.150/liter dan Premium Rp6.450/liter.

Sama seperti titik lembaga penyalur lainnya dalam Program BBM satu harga, SPBU ini terletak di daerah yang sulit diakses. Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari Jobber Berau yang berjarak 270 KM dengan waktu tempuh hingga 8 jam. Sebagian besar medan perjalanan masih berupa tanah, membuat perjalanan sulit ditempuh oleh truk tangki Pertamina dan berpotensi terperosok, terutama dalam kondisi hujan.

Di wilayah Kalimantan, Pertamina sudah merealisasikan enam dari 15 titik target BBM Satu Harga yaitu :

(1) Long Apari, Kabupaten Mahakam

(2) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat

(3) Krayan, Kalimantan Utara

(4) Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan

(5) SPBU Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

(6) SPBU Biduk Biduk di Kabupaten Berau, Kalimantan Utara.

Mendistribusikan BBM ke titik-titik tersebut bukan merupakan hal mudah. Jalan darat hampir dipastikan memiliki kondisi yang sulit diakses, moda transportasi yang digunakan juga sangat tergantung pada kondisi alam di titik tersebut.

Untuk mendistribusikan BBM ke Long Apari, Kalimantan Timur, distribusi dari Samarinda harus menempuh jalur darat yang memakan waktu lebih dari 10 jam. Dan, BBM tersebut dipindahkan ke kapal motor tank ke Long Bagun dan selanjutnya dipindahkan ke drum berkapasitas 200 liter menggunakan long boat, truk, dan terakhir menggunakan ketinting ke lembaga penyalur di Long Apari.

Di SPBU Kabupaten Seruyan, Kecamatan Danau Sembuluh, supply didapat Terminal BBM Sampit yang berjarak sekitar 200 KM dengan kondisi jalan 70% masih berupa tanah, sehingga harus ditempuh oleh truk tangki selama 6 sd 7 jam. Pendistribusian BBM di Kecamatan Paloh, Kalimantan Barat, harus ditempuh dengan menaikkan mobil tangki ke kapal fery untuk menyeberangi sungai dan kemudian dilanjutkan dengan jalan tanah yang berlumpur.

BBM satu harga dicanangkan Pemerintah untuk mengupayakan pemerataan biaya di seluruh Indonesia dan sebagai salah satu implementasi Instruksi Presiden (InPres) serta merealisasikan Peraturan Menteri ESDM No.36 Tahun 2016, perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional sejak 1 Januari 2017.

(Baca juga : Keren! Pertamina Kembangkan Potensi Wisata Baduy)

(Baca juga : Catat! Beli Pertamax Series di Akhir Pekan, Dapat Cashback Rp 100 Ribu)

(Baca juga : Tanri Abeng : Tugas Besar Menanti, HRD Harus Fokus!)

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?