Bongkar Pemain Meubelair Wisma Atlet Sebesar Rp 244,7 M di KemenPUPR!

Jakarta, Klikanggaran.com (05/12/2017) - Pada tahun 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat melalui satuan kerja telah selesai melakukan pengadaan 4 item lelang "Meubelair Rumah Susun Wisma Atlet Kemayoran" dengan realisasi anggaran sebesar Rp244.796.176.000.

Klikanggaran.com menemukan dugaan penyimpangaan dalam bentuk korupsi harga satuan per unit dalam pengadaan 4 item lelang muebelair tersebut. Masa, satuan kerja pengembangan perumahaan, dalam memilih pemenang lelang harga satuannya berbeda-beda? Hal inilah yang hanya akan menimbulkan kecurigaan publik.

Selain itu, harga satuan per unit juga sangat mahal dalam pengadaan 4 item lelang tersebut. Di bawah ini harga satuan per unit, dimulai dari yang paling mahal :

Pertama, pengadaan meubelair rumah susun atau wisma atlet Kemayoran Blok D10 - 1 dengan harga per unit sebesar Rp33.271.775.

Kedua, pengadaan meubelair rumah susun atau wisma atlet Kemayoran Blok C2 dengan harga per unit sebesar Rp32.960.213.

Ketiga, pengadaan meubelair rumah susun atau wisma atlet Kemayoran Blok D10 - 3 dengan harga per unit sebesar Rp32.944.827.

Keempat, pengadaan meubelair rumah susun atau wisma atlet Kemayoran Blok D10 - 2 dengan harga per unit sebesar Rp32.694.808.

Dengan gambaran atas kejanggalan ini, sebaiknya KPK segera melakukan penyelidikan atas pengadaan meubelair tersebut. Karena kecurigaan yang timbul, ada dugaan, dalam lelang proyek muebelair Wisma Atlet Kemayoran ini, terindikasi adanya pengaturan pemenang lelang.

Dan, pemenang lelang "bendera" perusahaannya diduga pinjam. Hal ini dilihat dari tidak kapabelnya perusahaan tersebut untuk dapat melaksanakan pekerjaan dengan nilai yang besar.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Anggaran

More Articles