Sedap! Anggaran BNP2TKI Nusron Wahid untuk Sewa Mobil Rp 3 Miliar

 

Jakarta, Klikanggaran.com (22/9/2017) - Bulan September 2017, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mengeluarkan anggaran untuk pengadaan kendaraan bermotor sebesar Rp3.033.500.000. Pengadaan kendaraan ini bentuknya ada yang hanya sewa dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp1.933.500.000, ada juga yang membeli mobil untuk kebutuhan peningkatan kinerja lembaga tersebut.

Pembelian mobil untuk peningkatan kinerja ini ada 4 unit. Kendaraan yang dibeli adalah 2 ambulance dan 2 mobil jenazah dengan pagu anggaran sebesar Rp1.100.000.000. Berarti, mobil ambulance dan jenazah harganya rata-rata sebesar Rp275.000.000 per unit.

Sedangkan sewa mobil sebesar Rp 1,9 miliar di BNP2TKI untuk keperluan bermacam-macam tugas. Ada yang untuk sewa kendaraan roda 4 untuk kebutuhan Prelim atau Preliminary Training, sewa mobil untuk keperluan operasional, ada juga sewa mobil untuk pelayanan pengaduan dan sewa mobil untuk keperluan dinas.

Tapi, yang paling aneh dan mencurigaikan menurut publik adalah, mobil yang akan dipergunakan oleh lembaga negara bernama BNP2TKI ini harga sewanya untuk satu unit mobil tidak ada yang sama, harganya tidak merata untuk semua mobil yang akan disewa. Ada harga sewa yang mahal, dan harga sewa yang murah.

Ada harga sewa mobil untuk 6 bulan, dimana harga sewa per bulan sebesar Rp5.750.000. Ada juga harga sewa mobil untuk satu tahun, maka harga per bulan sebesar Rp84.000.000. Jadi, untuk urusan sewa menyewa mobil di lembaga BNP2TKI pimpinan Nusron Wahid ini, sangat hebat, harga sewa mobil ada yang lumayan mahal, ada harga yang memang murah.

Kenapa terjadi kemahalan harga dalam sewa menyewa mobil di BNP2TKI? Akan lebih baik ditanyakan saja pada Nusron Wahid. Dan, jangan dulu publik meminta aparat hukum melakukan penyelidikkan atas sewa menyewa mobil tersebut.

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Anggaran

More Articles