Contoh Baik, PT Jaya Konstruksi Menerapkan K3 pada Proyek Underpass Matraman

Jakarta, Klikanggaran.com (12/4/2017) - Proyek Underpass Matraman yang diproyeksikan oleh PT. Jaya Konstruksi, rupanya tidak melupakan ketentuan yang harus dipatuhi, yaitu menerapkan K3 sebagai bentuk kewajiban kepada pekerjanya.

Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) sangat penting untuk menjamin keselamatan pekerja dalam menjalankan tugasnya. Spekerjkeilmuan, fungsi K3 adalah untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Tujuan dari penerapan K3 selain untuk melindungi kesehatan, keamanan, dan keselamatan tenaga kerja, juga untuk meningkatkan efisiensi kerja. Dan, yang paling penting adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Aturan tersebut, walau penting dan berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, namun masih banyak dilanggar oleh perusahaan. Sehingga, tidak tercipta keseimbangan antara pihak perusahaan dengan para pekerja. Perusahaan biasanya tidak menerapkan K3 dengan alasan untuk menekan biaya produksi atau operasional, dan meningkatkan efisiensi pekerja untuk menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya.

Untuk diketahui, K3 memiliki dasar hukum yang kuat yaitu, UU No. 1 tahun 1970, UU No. 21 tahun 2003, UU No. 13 tahun 2003, dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. PER-5/MEN/1996.

Banyak pekerja yang tidak menuntut jaminan K3 pada perusahaan tempatnya bekerja, hal tersebut karena ketidaktahuan dan SDM yang masih rendah. Namun, PT. Jaya Konstruksi telah menerapkannya tanpa adanya tuntutan dari pekerja.

Peraturan-peraturan yang tertera dalam pengertian K3, sudah dilakukan dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan PT. Jaya Konstruksi, yang sekarang ini sedang mengerjakan proyek Underpass Matraman.

"Ketentuan dan seluruh peraturan yang diterapkan dalam K3, kami semua sudah menjalankannya dengan baik dan tertib," terang Cecep, salah satu karyawan PT. Jaya Konstruksi pada awak media, di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

 

Bisnis

More Articles