Parah!!! Posisi Mandiri di Market Share Merosot, ke Mana Aja Petingginya???

Jakarta, Klikanggaran.com (23/5/2017) - Bank Mandiri memiliki peran penting di tengah usaha bangsa untuk bangkit menuju ke arah yang lebih baik.

Prestasi gemilang pun pernah diraihnya pada tahun 2012 hingga 2014 yakni menduduki posisi kedua market share, dengan masing-masing nilai sebesar 11,83 persen, 10,88 persen, dan 13,09 persen, yang berada di Mandiri Kartu Kredit.

Namun, ternyata posisi tersebut tidaklah lama bertahan. Buktinya, pada tahun 2015 hingga tahun 2016, posisi Mandiri Kartu Kredit berada di bawah posisi kedua, yakni hanya menduduki posisi ketiga.

Hal tersebut tentu telah menunjukkan pertumbuhan bisnis yang tidak konsisten dan berujung negatif karena telah menempati posisi merosot.

Padahal, Mandiri Kartu Kredit pada tahun 2015 dan 2016 market sharenya masing-masing adalah sebesar 12.63 persen dan 12.21 persen, dan hal itu jauhlah beda di bawah Bank BNI dan Bank BCA.

Tentu dengan adanya penurunan posisi di atas, sangatlah aneh dan janggal. Karena dari informasi yang didapatkan, bahwa pada tahun 2016 jaringan pemasaran Mandiri Kartu Kredit meningkat menjadi 40 SMCO (Sales and Marketing Card Officer) untuk melakukan kordinasi terhadap 1.463 cabang. Sedangkan pada tahun 2015, jaringan pemasarannya hanya 33 SMCO untuk melakukan kordinasi terhadap 1.456 cabang.

Dengan demikian, merosotnya posisi Mandiri Kartu Kredit memperlihatkan keaktifan Dewan Komisaris dan Direksi, kurang menyeluruh terhadap tata kelola manajemen risiko dan pengendalian intern di Mandiri Kartu Kredit.

Jadi, Bank Mandiri ingin menjadi "The Best Bank in ASEAN by 2020" hanyalah mimpi di siang bolong.

 

Bisnis

More Articles