Teka-Teki Reklamasi Teluk Jakarta

Jakarta, Klikanggaran.com (4/11/2017) – Teka-teki kelanjutkan reklamasi teluk di Jakarta, perlahan mulai tersingkap. Hal ini dilihat dari penyataan Wakil Presiden Jusup Kalla, bahwa proyek reklamasi di teluk Jakarta akan jalan terus. Menurutnya, kalau Reklamasi tidak dilanjutkan oleh Pemda DKI Jakarta,dan melakukan pembongkaran reklamasi, maka akan menelan biaya lebih banyak.

Pernyataan Jusup Kalla ini sudah dibicarakan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawesdan, bahwa yang penting reklamasi tersebut menguntungkan masyarakat dan pemerintah, terutama untuk pulau-pulau yang sudah dibuat. Sementara, untuk reklamasi pulau-pulau yang baru, pembangunannya tidak akan dilanjutkan.

Hasil akhir tersebut membuat sebagian publik berpikir, kalau reklamasi tetap dilanjutkan, berarti janji-janji Anies Bawesdan untuk menghentikan reklamasi teluk Jakarta hanya sebuah "omong kosong’? Padahal, janji adalah hutang yang harus dibayar dan juga harus ditepati.

Ada masukan publik untuk Gubernur Anies Bawesdan, bahwa kalau punya niat baik dan ingin menepati janjinya menghentikan reklamasi teluk Jakarta, sebetulnya adalah hal yang mudah. Yaitu dengan cara mencabut beberapa peraturan seperti:

(1) Pergub No 15 tahun 2014 tentang rencana Stetegis wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang dibuat masa Gubernur Joko Widodo.

(2) Pergub No 146  tahun 2014, tertanggal 26 Sept 2014 Tentang "Pedoman Teknis Membangun dan Pelayanan Perizinan Prasarana Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta", yang dibuat masa Gubernur Joko Widodo.

(3) Pergub No. 206 Tahun 2016 tentang Panduan Rancang Kota Pulau C, Pulau D, dan Pulau E Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta yang dibuat masa Basuki Tjahya Purnama alias Ahok.

(4) Pergub No 137 Tahun 2017 Tgl 02 Okt 2017 Ttg "Panduan Rancang Kota Pulau G Hasil Reklamasi Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta", yang dibuat masa Djarot Syaiful Hidayat.

Untuk publik, kita tunggu saja kebijakan apa yang akan diambil oleh Gubernur Anies Bawesdan. Apakah memenuhi janjinya menghentikan secara total reklamasi Teluk Jakarta, atau sesuai dengan "bisikan" Jusup Kalla, bahwa reklamasi tetap dilanjutkan untuk pulau-pulau yang sudah dibuat. Atau, terus dilanjutkan sesuai dengan kebijakan Gubernur sebelumnya?

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Kebijakan

More Articles