Yusri Usman: Soal Langkanya LPG 3 Kg, Rakyat Hanya Bisa Bergumam Muak

Jakarta, Klikanggaran.com - Terkait berita terdahulu Klikanggaran.com berjudul “Gas Elpiji 3 Kg Mulai Langka, Kata YLKI Lahat Pengawasan Masih Lemah”, Jumat (25/11/2016), Yusri Usman, Direktur CERI, angkat bicara. Sebelumnya, Ahmad Bambang, Direktur Pemasaran Pertamina saat diminta keterangannya atas berita tersebut tidak memberikan statemen apa pun, alias sunyi.

 

(Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Mulai Langka, Kata YLKI Lahat Pengawasan Masih Lemah)

“Pak Ahmad Bambang sudah baca, tetapi tidak merespon pertanyaan saya soal berita oleh Klikanggaran tersebut,” kata Yusri pada Klikanggaran, Senin (28/11/2016).

Selanjutnya Yusri mengatakan, soal kelangkaan LPG 3 kg yang dikeluhkan masyarakat, khususnya masyarakat Lahat ini bukan rahasia umum lagi, diduga kondisi tersebut timbul karena banyak dioplos oleh agen dan pihak penyalur. Dan, Pertamina gagal mengontrolnya.

“Diduga oknum Pertamina ikut juga dalam permainan ini. Sehingga setiap barang subsidi, apa pun bentuknya komoditi, tetap akan menjadi peluang permainan mafia,” lanjutnya.

Dengan nada berat Yusri mengatakan, bahwa yang namanya mafia itu adalah sistemik, melibatkan oknum Pertamina, agen, dan penyalur, kadang sebagian oknum aparat juga ikut terlibat.

Jadi, lanjut Yusri, kalau pernyataan dari pihak Pertamina adalah sangat normatif, semua LPG 3 kg cukup tersedia dan sudah didistribusikan sesuai dengan kebutuhan di daerah tersebut, semoga demikian adanya, dan tidak ada keluhan soal langkanya tabung gas LPG 3 kg.

“Rakyat tak mampu bicara soal ini, hanya bisa mengguman muak dalam hati atas semua penjelasan pihak Pertamina yang faktanya berbeda di lapangan,” pungkas Yusri.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Kebijakan

More Articles