Pejabat Ditjen Pajak Ditangkap KPK, Sri Mulyani Berharap Tak Pengaruhi Tax Amnesty

Jakarta, Klikanggaran.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen Pajak). Menurut informasi yang dihimpun, pejabat tersebut berasal dari eselon III. Selain itu, KPK juga menangkap seorang pengusaha yang diindikasikan melakukan 86 (penyuap) pejabat tersebut (Ditjen Pajak), mitos dari 86 ini guna mengurangi kewajiban dari wajib pajak.

 

Penangkapan dilakukan setelah seorang pengusaha melakukan transaksi di Jakarta. Sebagai bukti, KPK juga mengamankan uang berjumlah sekitar Rp 1,3 miliar. Saat dikonfirmasi, Agus Rahardjo yang saat ini berada di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat enggan untuk mengukapkan identitas dari pejabat tersebut.

KPK memang pernah menangani kasus suap PT. Master Steel. Saat itu Manajer Keuangan PT. Master Steel terlibat kasus memberikan uang SGD 600 ribu kepada penyidik PNS Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Timur. Pemberian hadiah ini dalam rangka agar para penyidik itu menghentikan penyidikan perkara pajak PT Master Steel.

Menaggapi hal tersebut, Menteri Keuangan (Kemenkue) Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi kerja nyata yang dilakukan oleh penyidik KPK.

"Saya sangat menghargai langkah KPK seperti saya sebutkan bahwa penyakit korupsi dan ketamakan dari staf di Kemenkeu harus diperangi," ujarnya, Senin (22/11/2016).

Mengingat karena penangkapan ini dilakukan kepada Pejabat Dirjen Pajak. Sri Mulyani berharap, permasalahan ini tak pengaruhi tax amnesty.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Korupsi

More Articles

Medsos Klikanggaran