Kelompok Tani Desa Kepur Doakan Syamsul Bahri Jadi Bupati

Muara Enim, Klikanggaran.com (06/12/2017) - Gabungan Kelompok Tani Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, yang tergabung dalam Kelompok Tani Talang Tinggi, Himbe Bungur, Sawah Dahat, Bandan Kemurangan, mendoakan agar Dr. Ir. H. Syamsul Bahri, MM yang merupakan kadidat balon Bupati Muara Enim 2018-2023, bisa tercapai cita-citanya, memimpin Kabupaten Muara Enim lima tahun yang akan datang.

"Semoga Bapak H. Syamsul Bahri diberikan selalu kesehatan, mendapatkan keselamatan dan lindungan dari Allah SWT, serta tercapai hajat dan cita-citanya untuk menjadi Bupati Muara Enim lima tahun yang akan datang.”

Begitulah untaian kalimat dalam doa saat acara hajatan sedekah ataran Gapoktan Desa Kepur menuju musim tanam 2017-2018, bertempat di rumah Ketua Gapoktan Desa Kepur, Widiansyah, Selasa malam (05/12/2017).

Dalam sambutannya di hadapan ratusan petani dan masyarakat Desa Kepur, Syamsul Bahri berulangkali dan secara tegas mengatakan jika dirinya begitu ingin mengabdikan diri pada tanah kelahiran sang ibunda tercinta, Kabupaten Muara Enim yang sangat ia cintai.

"Saya mencalonkan diri menjadi Bupati bukan soal materi Bapak Ibu, jika saya hanya mencari materi, saya cukup di Dinas PU Provinsi Sumatera Selatan. Masa kerja saya masih tersisa 2,8 tahun lagi. Tapi, itu tidak saya lakukan, per tanggal 5 November 2017 saya telah resmi mengajukan pengunduran diri saya dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Saya rela mengajukan pensiun dini demi untuk mengabdikan diri dari sisa umur saya, untuk membangun Kabupaten Muara Enim menjadi kabupaten yang lebih baik lagi,” ujar SB (Sapaan akrab Syamsul Bahri_red).

Membangun Kabupaten Muara Enim dalam waktu lima tahun menurutnya bukanlah sesuatu hal yang mudah dan gampang. Akan tetapi, dengan kerja yang keras, hati yang ihklas, serta niat yang baik, mudah-mudahan semua itu bisa terwujud.

“Kami punya pengalaman akan hal itu, membangun Muara Enim dengan APBD sekitar 2 triliyun per tahun tidaklah cukup. Banyak sumber-sumber dana yang bisa kita manfaatkan untuk membangun Kabupaten Muara Enim ini. Termasuk juga soal pertanian, dimana ada orang asli Muara Enim yang sekarang menjadi Ketua Komisi VI di DPR RI. Mengapa tidak kita manfaatkan hal itu? Kenapa selama ini tidak ada bantuan pertanian yang mengalir ke Muara Enim?” tanya SB.

“Saya sudah bicara kepada beliau, Pak Edy Prabowo, kata beliau bagaimana saya bisa membantu Muara Enim? Sementara pemerintahnya saja tidak peduli dan tidak ada proposal yang masuk kepada saya,” SB menceritakan.

“Untuk itulah Bapak-Ibu, jika saya menjadi Bupati Muara Enim kelak, kita bangun Muara Enim ini. Kalau bisa ratusan milyar uang mengalir per tahunnya untuk membenahi pertanian di Kabupaten Muara Enim. Dan, saya akan memprioritaskan kehidupan dan nasib dari para petani mulai dari pemberian bantuan bibit tanaman unggul, bantuan peralatan pertanian, hingga mencari solusi bagaimana agar kehidupan para petani yang ada di Kabupaten Muara Enim ini bisa layak dan sejahtera. 70% masyarakat Kabupaten Muara Enim adalah petani. 24 jam saya dilantik menjadi Bupati, pintu rumah saya akan selalu terbuka untuk semua lapisan masyarakat Muara Enim. Kita akan prioritaskan nasib para petani, bahkan tidak menutup kemungkinan nanti akan kita bangun pabrik ban di Muara Enim, untuk menyerap hasil karet petani. Sehingga bisa menekan anjloknya harga komudity karet,” papar SB.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara