Wah, Relawan Kumpulkan 52 Ribu KTP untuk Shinta-Syuryadi

Muara Enim, Klikanggaran.com (11/11/2017) - Pilkada Muara Enim 2018 yang akan datang nampaknya akan berlangsung sengit dan menarik. Pasalnya, pada pilkada serentak gelombang ketiga kali ini, masyarakat di Bumi Serasan Sekundang akan dipertontonkan koalisi gemuk antar partai politik (parpol) pendukung salah satu kubu balon Bupati Muara Enim tertentu.

Ternyata, pasangan yang memilih jalur perseorangan juga mengejutkan hasilnya. Hal ini dibuktikan dengan kerberhasilan Tim Relawan Shinta-Syuryadi yang berhasil mengumpulkan 52.128 dukungan KTP, jauh melampaui dari syarat yang ditentukan oleh KPU yang hanya berjumlah 35.140 dukungan KTP.

"Alhamdulillah, kita telah berhasil mengumpulkan dukungan 52.128 KTP dari syarat yang ditentukan KPU sebanyak 35.140. Semua ini tentunya tidak terlepas dari keberhasilan kerja Tim Relawan,” ujar Shinta saat memberikan sambutan di acara syukuran dan deklarasi Shinta-Syuryadi di Gedung PDKT Kota Muara Enim, Sabtu (11/11/2017).

Satu proses telah dilalui dengan baik, dengan rasa haru dan bahagia, juga penuh dengan kerendahan hatinya, dia mengucapkan rasa terimakasihnya kepada masyarakat dan tim relawan.

“Dukungan masyarakat ini merupakan langkah awal demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Muara Enim,” ujar Shinta.

Lebih jauh peraih gelar Doktor Hukum dari Universitas Padalarang (Unpad), yang juga Dosen STIH Serasan Muara Enim itu mengatakan, pilkada merupakan sarana yang tepat dan baik untuk memberikan pelajaran politik bagi masyarakat Muara Enim.

Dirinya berkomitmen untuk menciptakan pilkada yang kondusif, fair, aman, dan damai, yang tidak mencederai pilkada.

Tak lupa Shinta juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada partai dan kader PKS yang telah rela dan ihklas melepas kader terbaiknya, Syuryadi, S.E., .M.sh untuk menemaninya maju di pilkada Muara Enim 2018 yang akan datang.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara