LPDP Tingkatkan Jumlah Dosen Bersertifikasi Master dan Doktor

Jakarta, KlikAnggaran.com - Dengan banyaknya dosen bersertifikasi S2 dan S3 di suatu Perguruan Tinggi, tentunya akan meningkatkan akreditasi Perguruan Tinggi tersebut. Dengan beragam beasiswa yang tersedia di Indonesia diharapkan bertambah banyak lagi dosen yang memiliki gelar master atau doctor, karena salah satu program prioritas dengan diberikannya beasiswa adalah bertambah banyaknya dosen yang memiliki gelar sampai tingkat pendidikan tertinggi.

Salah satu beasiswa yang diberikan pemerintah dalam hal ini 4 kementerian yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Kemenristek Dikti, dan Kemendikbud adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia atau LPDP.

 

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) diharapkan mampu mencetak banyak dosen yang ada di Indoensia sehingga baik secara kualitas maupun kuantitas meningkat. Pihak LPDP mengatakan, dari tahun 2013 hingga 2016 akumulasi penerima LPDP sebanyak 12.534 mahasiswa. Pada tahun 2016 ini akumulasi mahasiswa on going sebanyak 5.087 mahasiswa, sementara akumulasi alumni sebanyak 1.271 mahasiswa.

Sementara itu Anggota Komisi X DPR RI, Junico Siahaan menyampaikan agar dengan adanya beasiswa LPDP dapat meningkatkan jumlah dosen bersertifikasi S2 dan S3, mengingat minimnya jumlah dosen S2 dan S3 di Indonesia.

“Harapannya, beasiswa LPDP ini dapat meningkatkan jumlah dosen bersertifikasi S2 dan S3. Kita berharap lebih banyak lagi dosen bersertifikat S2 dan S3 karena memang arah kita ke sana,“ ujar Janico.

Salah satu politisi dari F-PDI ini juga mengingatkan agar penyaluran beasiswa LPDP harus diprioritaskan pada kebutuhan seperti mengacu pada Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Beasiswa LPDP itu harus dapat diberikan sesuai kebutuhan, atau ada prioritas diberikan kepada siapa, pascasarjana apa yang dicari, dan penelitian apa yang sedang kitabutuhkan,“ ujar politisi asal Jawa Barat ini.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara