13,4 Juta Dokumen dalam Paradise Papers, Temuan Baru Panama Papers

Jakarta, Klikanggaran.com (6/11/2017) -- Satu tahun setelah Panama Papers mengungkapkan miliaran aset dipegang di rekening "tax haven" di luar negeri oleh beberapa individu berpengaruh dan kaya di dunia, pada hari Minggu (5/11), sebuah kebocoran dokumen keuangan baru kembali diungkapkan ke publik.

Pengungkapan dokumen dilakukan oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan 94 mitra medianya. ICIJ adalah sebuah jaringan global yang memenangkan Hadiah Pulitzer tahun ini untuk karya investigasinya, yaitu Panama Papers.

Kebocoran dokumen yang dijuluki Paradise Papers ini berisi 13,4 juta dokumen, sebagian besar berasal dari firma hukum keuangan off shore Appleby, Bermuda, telah diselidiki oleh 95 kelompok media, dengan temuan yang dirilis hari ini.

BBC melaporkan bahwa seperti bocoran Panama Papers tahun lalu, dokumen tersebut diperoleh dari surat kabar Jerman Süddeutsche Zeitung, yang meminta International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) untuk mengawasi penyelidikan tersebut. Pengungkapan hari Minggu itu hanya sebagian kecil dari sepekan pengungkapan, yang akan mengungkapkan masalah pajak dan keuangan beberapa dari ratusan orang dan perusahaan yang disebutkan dalam data tersebut.

Catatan paling rinci muncul dalam catatan perusahaan selama beberapa dasawarsa dari firma hukum off shore Appleby dan perusahaan penyedia jasa swasta Estera, dua organisasi bisnis yang beroperasi bersama di bawah nama Appleby sampai Estera merdeka pada 2016. Setidaknya 31.000 nasabah individual dan korporasi, termasuk dalam catatan Appleby adalah warga negara AS atau memiliki alamat AS, selebihnya dari negara lain. Appleby juga menyebutkan klien dari Inggris, China, dan Kanada di antara sumber bisnis terbesarnya.

Hampir 7 juta catatan dari Appleby dan afiliasinya mencakup periode dari tahun 1950 sampai 2016 mencakup email, perjanjian pinjaman miliaran dolar, dan pernyataan bank yang melibatkan setidaknya 25.000 entitas yang terhubung dengan orang-orang di 180 negara.

Appleby adalah anggota "Lingkaran Sihir Perusahaan Off Shore," sebuah klik informal dari praktik hukum off shore terkemuka di planet ini. Perusahaan ini didirikan di Bermuda dan memiliki kantor di Hong Kong, Shanghai, British Virgin Islands, Kepulauan Cayman, dan pusat-pusat lepas pantai lainnya. Appleby memiliki reputasi 100 tahun yang dijaga ketat dan menghindari goresan publik melalui perpaduan kebijaksanaan dan pemantauan klien yang mahal.

 

Peristiwa

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara