20 Tanda Tangan PAC Tolak Sadra Disinyalir Ada yang Palsu!

Muara Enim, Klikanggaran.com (23/11/2017) - Pasca manuver politik Ilyas Panji Alam (Sekjen DPD PDIP Sumsel) yang mengatakan bahwa Sadra Nugraha, S.E. adalah Balon Bupati yang akan diusung partai PDI Perjuangan yang akan dipasangkan dengan Syamsul Bahri di pilkada Muara Enim 2018 beberapa waktu yang lalu, membuat para kader utamanya dari kalangan arus bawah PAC dalam kepengurusan DPC PDIP Kabupaten Muara Enim bereaksi.

Selang satu hari usai pernyataan pria yang juga menjabat sebagai Bupati Ogan Ilir, Sumsel tersebut, para pengurus PAC dalam kepengurusan DPC PDIP Muara Enim diketahui mengadakan Rapat Koordinasi antar PAC di Graha Merah, Minggu (19/11/17).

Ada sejumlah poin yang disepakati, di antaranya menolak keras pencalonan Sadra Nugraha sebagai Wabup PDIP, dan meminta DPP PDIP untuk mengusung Thamrin Az sebagai Wakil Bupati dan H. Nurul Aman (PPP) sebagai calon Bupati dari PDIP.

Dari penelusuran awak media, rapat tersebut diduga tidak hanya dihadiri oleh para PAC, akan tetapi juga dihadiri oleh sejumlah pentolan pengurus di tubuh DPC Muara Enim.

Selain itu, dari informasi yang digali dari sejumlah narasumber diketahui, dari 20 PAC yang menandatangani hasil rapat, ternyata diduga ada indikasi pemalsuan tanda tangan. Seperti misalnya pada PAC Kecamatan Ujan Mas. Dimana pada sumber yang dipercaya, disebutkan jika Ketua PAC Ujan Mas yang diketahui juga menjabat sebagai Kepala Desa Ulak Bandung, tidak hadir dalam Rapat Koordinasi tersebut.

Tentunya hal ini menjadi pertanyaan, utamanya di kalangan para pewarta yang menyoroti dugaan konflik intern di tubuh partai berlambang moncong putih tersebut. Bagaimana bisa, tanda tangan PAC Ujan Mas ini terdapat pada Notulen Rapat Konsolidasi PAC tersebut? Sementara dirinya tak hadir dalam rapat.

 

Ingin berlangganan berita klikanggaran ?

Politik

More Articles
Burn Hoax adalah cara kami memerangi hoax-hoax yang tersebar dan berserakan di mana-mana, yang telah mengancam sendi-sendi berbangsa dan bernegara