Peristiwa

Desak Distributor Turunkan Harga BBM, KESDM Mau Nanggung Rugi??

Jakarta, Klikanggaran com (01-12-2018) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) telah memanggil dan mendesak sejumlah distributor penyalur bahan bakar minyak nonsubsidi untuk segera menurunkan harga jual. Hal tersebut lantaran harga minyak mentah dunia telah mengalami penurunan hingga berada di level USD 60 per barel.

Sikap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut mendapatkan kritikan dari banyak pihak, salah satunya dari seorang pengamat migas, karena dinilai melanggar peraturan yang ada.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, menilai sikap KESDM yang dilakukan oleh Dirjen Migas menekan badan usaha Pertamina, AKR, Shell, Total, Vivo, dan Petronas, adalah tindakan melanggar Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 dan telah direvisi oleh Perpres Nomor 43 Tahun 2018 tentang Penyediaan, pendistribusian, dan Harga BBM.

“Itu karena BBM umum menjadi wewenang badan usaha dalam menentukan harga keekonomiannya setiap saat,” ungkap Yusri kepada Klikanggaran.com Sabtu (01/12/2018).

Yusri menambahkan, meskipun telah terjadi tren penurunan harga minyak yang dratis pada bulan November 2018, lazimnya perhitungan harga keekonomian BBM dihitung harga rata-rata setiap bulan dengan rata-rata nilai tukar rupiah setiap bulannya. Sehingga lazimnya awal Januari 2018 badan usaha baru bisa menurunkan harga BBM.

“Kalau Pemerintah mendesak badan usaha untuk menurunkan segera harga BBM non subsidi tanpa dihitung dengan benar oleh badan usaha, maka pertanyaannya, apakah Pemerintah bersedia menanggung kerugian badan usaha?” kata Yusri.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah tidak mencampuri kebijakan harga jual bahan bakar minyak nonsubsidi oleh distributor. Di mana harga minyak mentah dunia sempat mengalami kenaikan pada puncaknya di awal Oktober yang menembus level USD 90 per barel.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
%d blogger menyukai ini: