Peristiwa

Pemkab Karawang Tidak Profesional, 1.167 Tanah Berstatus Tidak Jelas

Jakarta, Klikanggaran.com (06-12-2018) – Pemkab Karawang di Provinsi Jawa Barat diduga tak becus mengurusi aset daerah. Satu di antara aset berharga milik daerah dimaksud adalah tanah berstatus tidak jelas.

Dalam catatan yang didapat tim klikanggaran.com, ditemukan sejumlah catatan yang mengarah pada lemahnya pengawasan. Pemkab Karawang dinilai seperti tidak profesional dalam mengelola aset daerah.

Misalnya, pada aset tanah Pemkab Karawang di tahun 2016. Diketahui terdapat sebanyak 1.602 bidang tanah berstatus tidak jelas. Namun, ada catatan yang cukup mencengangkan dan patut menjadi perhatian publik.

Sebab dari sejumlah bidang tanah dimaksud, lebih dari setengahnya belum jelas statusnya. Dengan kata lain belum dilengkapi sertifikat. Padahal, aset adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di kemudian hari.

Dari 1.602 bidang tanah itu baru terdapat 345 yang bersertifikat. Sementara 90 bidang tanah dalam proses. Dan sisanya, yakni sebanyak 1.167 bidang, adalah tanah berstatus tidak jelas.

Kemudian, Klikanggaran.com coba mengacu ke tahun 2017. Hasil pantauan Klikanggaran.com menunjukkan, sejumlah bidang tanah justru hilang. Dan, total keseluruhan bidang tanah berkurang.

Dari catatan, total bidang tanah yang dimiliki oleh Pemkab Karawang hanya 1.572 bidang. Artinya, ada 30 bidang tanah yang berpotensi hilang. Inilah akibat dari buruknya pengelolaan aset daerah oleh Pemkab Karawang.

Publik menilai, Pemkab Karawang lemah dan tidak profesional dalam tata kelola aset daerah. Hal ini tentu bisa menyebabkan Pemkab Karawang kehilangan aset. Dan, berpotensi menimbulkan persengketaan dengan pihak lain di kemudian hari.

Sebab, saat aset akan digunakan untuk membangun sumber daya lain bagi Pemkab Karawang. Bisa-bisa aset tanah diakui oleh pihak lain, atau masih menjadi klaim warga. Itu yang sering terjadi terkait persoalan kepemilikan aset berupa tanah.

Hal ini juga yang nanti akan menghambat pembangunan di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, publik berharap agar ada pengelolaan yang profesional dari Pemkab Karawang.

Sehingga tak ada lagi aset yang hilang dan disalahgunakan. Bahkan, digelapkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 

Penulis : Bagus AlFatah

Baca juga : Rendahnya Penyerapan Retribusi di Pemkab Karawang, Hanya 4 Persen?

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
%d blogger menyukai ini: